RacingIndonesia.com- 15 Juni 2026. Persaingan di kelas Sunmori Matic 200 cc pada gelaran ADS Round 3 yang berlangsung di kawasan Waduk Bojongsari, Indramayu, 13–14 Juni 2026, berlangsung sengit dan penuh kejutan. Di tengah dominasi motor-motor dengan spesifikasi yang lebih ringan, Yamaha Mio milik tim TWT NRT SBT Racing sukses menunjukkan performa impresif dengan mengantarkan dua pembalapnya menembus zona lima besar.
Pembalap andalan tim, Ade Bocil, berhasil mengamankan posisi kedua, sementara Ilham Unyil finis di posisi keempat. Hasil tersebut menjadi pencapaian yang cukup membanggakan bagi tim mengingat motor yang digunakan masih mengusung beberapa komponen standar yang membuat bobot kendaraan relatif lebih berat dibanding para rivalnya.

Hasil Final Sunmori Matic 200 cc .
Performa kompetitif Yamaha Mio TWT NRT SBT menjadi bukti bahwa kombinasi racikan mesin yang matang, strategi balap yang tepat, serta kemampuan pembalap mampu menutupi sejumlah keterbatasan pada sektor bobot kendaraan.
Owner TWT Racing, Uchox, mengaku cukup puas dengan hasil yang diraih anak asuhnya pada seri kali ini.
“Bicara hasil tentu cukup puas, mengingat motor ini masih memiliki bobot yang cukup berat. Kita masih menggunakan regulasi Bandung, velg masih ori palang dengan ukuran ban besar dan belum memakai velg ruji seperti kebanyakan kompetitor. Coakan bodi juga masih sekitar 20 persen, ditambah segitiga masih menggunakan material besi standar dan belum memakai dural CNC yang jauh lebih ringan,” ungkap Uchox.
Meski demikian, pria yang dikenal aktif mengembangkan motor balap matic tersebut menilai masih ada ruang pengembangan yang cukup besar untuk meningkatkan performa tim pada putaran berikutnya.
“Mungkin untuk race selanjutnya fokus evaluasi di sektor bobot saja, karena masih ada celah untuk memangkas waktu lap agar bisa lebih kompetitif,” lanjutnya.
Hasil podium kedua yang diraih Ade Bocil serta finis keempat Ilham Unyil menjadi sinyal kuat bahwa TWT NRT SBT Racing memiliki potensi besar untuk berbicara lebih banyak di seri-seri mendatang. Dengan rencana pengurangan bobot kendaraan dan beberapa evaluasi teknis yang tengah dipersiapkan, bukan tidak mungkin tim ini akan menjadi salah satu penantang utama dalam perebutan podium utama pada putaran selanjutnya.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kerja keras tim, konsistensi pembalap, dan pengembangan motor yang berkelanjutan tetap menjadi kunci utama dalam menghadapi ketatnya persaingan di kelas Sunmori Matic 200 cc musim 2026.





