RacingIndonesia.com – 11 Oktober 2026. Nama Thole menjadi identitas tersendiri bagi Honda Civic Ferio andalan Danang Aciel di dunia drag race. Mobil yang mengusung nama dengan arti anak lanang dalam bahasa Jawa ini terus menunjukkan karakter kompetitifnya, khususnya di kelas Bracket 10 Detik khusus bahan bakar bensin.
Bernaung di bawah Sanjaya Racing Team Jogjakarta, Danang Aciel bersama Thole membuktikan bahwa konsistensi, ketepatan setelan, dan kerja sama tim menjadi faktor penting dalam menghadapi persaingan di lintasan lurus.
Performa Thole sempat menunjukkan hasil positif saat mengikuti VITO Seri 2, dengan berhasil menempati posisi pertama. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa Honda Civic Ferio ini memiliki potensi besar untuk bersaing di kelas yang mengandalkan ketepatan waktu.
Namun, cerita berbeda terjadi pada VITO Seri 3 yang menjadi seri pamungkas. Thole mengalami kendala pada bagian gearbox. Meski kondisi kendaraan tidak sepenuhnya ideal, Danang Aciel tetap berupaya tampil di lintasan. Dampaknya, performa mobil belum mampu menunjukkan catatan waktu terbaik seperti yang diharapkan.
Kendati demikian, kendala tersebut tidak mengurangi daya tarik Thole sebagai salah satu mobil yang memiliki karakter kuat di kelas Bracket 10 Detik.
Di balik perkembangan performanya, terdapat peran mekanik muda Hanif Febri, sosok yang dipercaya menangani sekaligus mereset Thole sejak masih bermain di kelas Bracket 12 Detik. Melalui proses pengembangan dan penyempurnaan setelan secara bertahap, Thole kini mampu mencatatkan best time di angka 9,8 detik.
Peningkatan performa tersebut menjadi perjalanan tersendiri bagi Hanif Febri dan Danang Aciel. Dari yang sebelumnya berada di rentang Bracket 12 Detik, Thole kini berkembang menjadi mobil dengan kemampuan waktu yang semakin kompetitif. Tidak mengherankan jika julukan spesialis Bracket 10 Detik semakin melekat pada Honda Civic Ferio ini.
Bagi Danang Aciel dan tim, hasil di lintasan bukan semata-mata tentang podium, tetapi juga proses pengembangan kendaraan, evaluasi teknis, serta konsistensi dalam menjaga performa di setiap kesempatan.
Perjalanan Thole juga tidak lepas dari dukungan para sponsor yang turut menjadi bagian penting dalam kiprah tim, yakni Sanjaya Ban, Kutiba Garage, dan Gunung Mas Muntilan , serta Pipit Tech sebagai penata konsep mobil.
Dengan dukungan tim, mekanik, dan sponsor, Thole diharapkan mampu kembali menunjukkan performa terbaiknya pada kesempatan berikutnya. Kendala gearbox di VITO Seri 3 menjadi bagian dari evaluasi, sekaligus modal untuk melakukan pembenahan agar Honda Civic Ferio andalan Danang Aciel ini kembali kompetitif.
Thole bukan sekadar Honda Civic Ferio yang turun di lintasan drag race. Mobil ini juga masih digunakan sebagai kendaraan daily atau harian . Honda Civic Ferio “Thole” menjadi gambaran perjalanan sebuah tim dalam membangun performa, mengasah kemampuan teknis, dan menjaga konsistensi demi meraih hasil terbaik di kelas Bracket 10 Detik khusus bensin.





