RacingIndonesia.com- 24 Juni 2026. Ajang Battle Of The Engine Series 2 yang berlangsung pada 21 Juni 2026 menjadi panggung pembuktian bagi Yamaha RX-King milik Two Stroke Project 27. Motor racikan tuner muda berbakat, Yudha Pradhana, tampil impresif dan sukses mengamankan gelar juara di kelas RX-King CC Max.
Mengandalkan performa mesin yang telah dipersiapkan secara matang, pembalap Glean Kelink mampu menorehkan catatan waktu fantastis, yakni 7,680 detik. Raihan tersebut tidak hanya mengantarkan Two Stroke Project 27 ke podium tertinggi, tetapi juga mencatatkan sejarah baru di kelas RX-King CC Max.
Hebatnya lagi, waktu 7,680 detik yang dibukukan Glean Kelink kini resmi menjadi best time atau catatan waktu tercepat yang pernah tercipta di kelas RX-King CC Max. Sebuah pencapaian yang menegaskan kualitas riset, pengembangan, dan penyetelan yang dilakukan oleh Yudha Pradhana bersama timnya.
Sejak sesi awal perlombaan, performa motor terlihat sangat kompetitif. Akselerasi yang agresif, perpindahan tenaga yang responsif, serta kestabilan motor sepanjang lintasan menjadi kunci keberhasilan dalam menaklukkan persaingan yang berlangsung ketat.
Keberhasilan ini sekaligus mempertegas eksistensi Two Stroke Project 27 sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam dunia drag bike roda dua, khususnya di kelas RX-King. Kolaborasi antara kemampuan teknis Yudha Pradhana dan kepiawaian Glean Kelink di atas lintasan terbukti mampu menghasilkan paket yang sulit ditandingi para rival.
Dengan torehan rekor baru tersebut, nama Two Stroke Project 27 kini menjadi sorotan di kalangan pecinta balap dua tak. Menarik untuk menantikan apakah catatan 7,680 detik ini akan bertahan sebagai standar baru di kelas RX-King CC Max, atau justru kembali dipertajam pada seri-seri berikutnya.
Satu hal yang pasti, Battle Of The Engine Series 2 telah menjadi saksi lahirnya sebuah pencapaian istimewa dari Yamaha RX-King Two Stroke Project 27: juara sekaligus pemegang rekor waktu tercepat di kelas RX-King CC Max.





