Gundala Perdana Uji Aspal, Project FFA 2 Silinder Zeus X Speed Lab Racing Langsung Tembus Di Bawah 7 Detik

RacingIndonesia.com- 23 Agustus 2026. Project motor FFA dua silinder milik Zeus X Speed Lab Racing mulai menunjukkan tajinya. Dalam debut perdana menjalani uji aspal, Gundala berhasil mencatatkan hasil positif dengan torehan waktu di bawah 7 detik, meski proses pengembangan motor masih berada pada tahap setting dan menyisakan sejumlah pekerjaan rumah.

Gundala sendiri merupakan project berbasis Yamaha R25 yang dipersiapkan untuk menjadi salah satu senjata di kelas FFA. Menariknya, motor ini mengusung konfigurasi dua silinder dengan konsep pengembangan yang masih terus dilakukan secara bertahap.

Hasil pada sesi perdana tentu menjadi modal penting bagi tim. Catatan waktu di bawah 7 detik berhasil diraih ketika karakter mesin, sasis, hingga kebutuhan pembalap masih dalam tahap pencarian dan penyesuaian.

Meski demikian, tim Speed Lab Racing tidak ingin terburu-buru melakukan upgrade ekstrem. Fokus utama saat ini justru diarahkan pada penyempurnaan frame dan menemukan posisi berkendara yang paling ideal bagi pembalap.

“Untuk motor sendiri kita masih banyak PR, Mas. Pertama kita akan set up ulang bagian frame. Kita masih cari posisi nyamannya pembalap juga membawa motor ini. Setelah itu kita baru upgrade mesin perlahan,” jelas Sofyan Muhammad, tuner Speed Lab Racing.

Menurut Sofyan, spesifikasi mesin Gundala yang digunakan saat sesi perdana tersebut juga masih tergolong ringan. Kapasitas mesin masih relatif kecil dan belum menggunakan spesifikasi ekstrem, sehingga catatan waktu yang berhasil dicapai dinilai cukup menjanjikan untuk tahap awal pengembangan.

“Karena saat ini mesin masih memakai spek ringan, belum extreme dan cc-nya pun masih kecil. Belum juga dikombinasikan penggunaan NOS di motor ini,” lanjut Sofyan.

Dengan kondisi tersebut, torehan waktu di bawah 7 detik pada sesi perdana menjadi sinyal positif bagi Zeus X Speed Lab Racing. Potensi Gundala diyakini masih dapat berkembang cukup jauh seiring penyempurnaan sektor frame, posisi riding, mesin, hingga nantinya penerapan sistem pendukung performa seperti NOS.

Tahap selanjutnya akan menjadi bagian penting dalam perjalanan project ini. Tim akan lebih dulu mencari karakter sasis dan posisi pembalap yang tepat sebelum melakukan peningkatan performa mesin secara bertahap.

Jika pada kondisi awal dengan spesifikasi yang masih ringan Gundala sudah mampu menembus waktu di bawah 7 detik, menarik untuk menantikan sejauh mana performanya ketika seluruh paket pengembangan mulai menemukan konfigurasi terbaiknya.

Gundala baru memulai langkahnya di atas aspal. Namun dari hasil perdana ini, project FFA dua silinder Zeus X Speed Lab Racing tersebut sudah memberikan satu pesan jelas: potensinya tidak bisa dipandang sebelah mata.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *