KAWASAKI NINJA H2 (SMASH) DAPAT UNDANGAN SBK SUPERBIKE FIGHTER 3.0, BERPOTENSI WAKILI INDONESIA DI MALAYSIA!

RacingIndonesia.com- 1 November 2026. Kabar mengejutkan datang dari dunia drag bike nasional. Kawasaki Ninja H2 yang dikenal dengan nama Smash mendapat undangan langsung dari SBK Superbike Fighter 3.0 untuk berpartisipasi dalam ajang balap yang rencananya akan digelar pada Juli 2027 mendatang di Terengganu International Drag Strip, Malaysia.

Undangan tersebut menjadi kabar istimewa sekaligus membuka peluang bagi Kawasaki Ninja H2 (Smash) untuk menunjukkan potensinya di panggung kompetisi drag bike level Asia.

Merespons undangan tersebut, owner Kawasaki Ninja H2 (Smash) mengonfirmasi bahwa pihaknya membuka peluang untuk hadir dan memenuhi undangan tersebut. Meski masih mempertimbangkan berbagai aspek persiapan, kesempatan untuk berkompetisi di level internasional tentu menjadi tantangan sekaligus pengalaman berharga bagi tim.

Antusiasme serupa juga disampaikan oleh Sofyan Muhammad, kepala mekanik sekaligus owner Speed Lab Racing, bengkel yang dipercaya menggarap Kawasaki Ninja H2 (Smash).

Bagi Sofyan, peluang untuk membawa motor garapannya berkompetisi di luar negeri menjadi motivasi tersendiri. Terlebih, keikutsertaan dalam ajang tersebut bukan sekadar membawa nama tim, melainkan juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan potensi balap Indonesia di hadapan kompetitor dari negara lain.

“Tentu kita sedang mempersiapkan semuanya agar bisa tampil maksimal di event tersebut. Terlebih, kita menjadi salah satu perwakilan dari Indonesia di ajang tersebut. Semoga selama persiapan kita tidak mengalami kesulitan dan hasilnya bisa maksimal,” ungkap Sofyan Muhammad.

Apabila rencana keikutsertaan ini terealisasi, partisipasi Kawasaki Ninja H2 (Smash) di SBK Superbike Fighter 3.0 berpotensi menjadi salah satu momen menarik bagi perkembangan drag bike Indonesia, khususnya di kelas Superbike.

Pasalnya, kompetisi drag bike kelas Superbike di Tanah Air saat ini terbilang semakin jarang dijumpai. Kondisi tersebut membuat kabar mengenai peluang tampilnya Kawasaki Ninja H2 (Smash) di ajang internasional menjadi angin segar bagi para pecinta balap lurus, terutama mereka yang masih menaruh perhatian besar terhadap kelas Superbike.

Kehadiran motor berperforma tinggi seperti Kawasaki Ninja H2 (Smash) di panggung internasional diharapkan mampu kembali membangkitkan gairah kompetisi. Bukan hanya bagi tim dan mekanik, tetapi juga bagi para owner yang selama ini memiliki ketertarikan untuk membangun serta mengembangkan motor di kelas tersebut.

Lebih dari sekadar memenuhi undangan balap, kesempatan ini juga dapat menjadi momentum untuk memperlihatkan bahwa Indonesia masih memiliki potensi besar dalam dunia drag bike, termasuk dalam pengembangan motor berkapasitas besar yang membutuhkan persiapan teknis dan performa optimal.

Dengan rencana penyelenggaraan SBK Superbike Fighter 3.0 pada Juli 2027, persiapan menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan oleh tim Speed Lab Racing dan seluruh pihak yang terlibat dalam proyek Kawasaki Ninja H2 (Smash).

Tantangan untuk tampil kompetitif di level Asia tentu membutuhkan perencanaan matang, baik dari sisi teknis motor, kesiapan kru, maupun berbagai kebutuhan pendukung selama mengikuti kompetisi di luar negeri.

Kini, publik drag bike nasional menantikan perkembangan selanjutnya dari rencana tersebut. Jika seluruh persiapan berjalan lancar dan keikutsertaan dapat terealisasi, Kawasaki Ninja H2 (Smash) berpeluang menjadi salah satu motor Indonesia yang menarik perhatian di ajang Superbike Fighter 3.0.

Harapannya, kabar ini tidak berhenti sebagai cerita tentang satu motor yang mendapat undangan internasional. Lebih jauh, momentum tersebut diharapkan mampu memantik kembali semangat kompetisi kelas Superbike di Indonesia, sehingga semakin banyak penyelenggara menghadirkan kelas serupa dan semakin banyak tim kembali antusias untuk berkompetisi.

Kini, perhatian tertuju pada langkah Kawasaki Ninja H2 (Smash) dan Speed Lab Racing. Mampukah mereka membawa semangat drag bike Indonesia ke lintasan Terengganu pada Juli 2027 mendatang? Menarik untuk kita nantikan!.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *