RacingIndonesia.com- 12 July 2026. Penampilan impresif ditunjukkan New Ninja FFA Asia Baru Racing Team pada ajang Kejurprov IMI Aceh Drag Bike Putaran 1 Trophy Kapolres Langsa yang berlangsung di Sirkuit NP Air Strip Kuala Langsa, Sabtu-Minggu (11–12 Juli 2026). Tim asal Aceh tersebut sukses mendominasi kelas FFA melalui pembalap andalannya, Yudis Kurcaci, yang tampil tanpa cela sepanjang jalannya perlombaan.
Mengandalkan Ninja 2T FFA racikan Della Yuda Pratama dari DND Engine, Yudis Kurcaci berhasil mengamankan Juara 1 dengan torehan waktu spektakuler 6,342 detik. Catatan tersebut bukan hanya mengantarkannya menjadi yang tercepat di kelas FFA, tetapi juga dinobatkan sebagai Best Time atau waktu tercepat sepanjang gelaran Kejurprov IMI Aceh Drag Bike Putaran 1.
Prestasi ini menjadi sinyal kuat bahwa paket mesin terbaru besutan DND Engine memiliki potensi besar untuk bersaing di level nasional. Meski mampu mencetak waktu yang sangat kompetitif, sang mekanik mengungkapkan bahwa motor tersebut masih berada dalam tahap pengembangan.
“Untuk motor FFA ini memang salah satu mesin baru, masih dalam tahap riset juga. Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih tajam lagi catatan waktunya,” ujar Della Yuda Pratama, mekanik DND Engine.
Keberhasilan mencetak Best Time 6,342 detik tentu tidak diraih secara instan. Selain kombinasi setting mesin yang presisi, kemampuan Yudis Kurcaci dalam memaksimalkan performa motor menjadi faktor penting di balik kemenangan tersebut.
Tak hanya itu, performa luar biasa Ninja 2T FFA juga didukung penggunaan knalpot DND Racing Factory, yang mampu mengoptimalkan karakter mesin pada putaran tinggi sehingga menghasilkan akselerasi maksimal di lintasan 201 meter.

DND Racing Factory.
Hasil gemilang ini semakin mengukuhkan New Ninja FFA Asia Baru Racing Team sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di kancah drag bike Tanah Air. Dengan paket motor yang masih terus dikembangkan, bukan tidak mungkin torehan waktu 6,342 detik akan kembali dipertajam pada seri-seri berikutnya. Keberhasilan meraih kemenangan sekaligus menyabet predikat Best Time menjadi bukti bahwa riset dan pengembangan yang dilakukan DND Engine berada di jalur yang tepat untuk menghadirkan motor FFA yang semakin kompetitif.





