RacingIndonesia.com- 19 Juli 2026. IFAZ Garage mulai menunjukkan hasil positif dari program riset yang tengah mereka lakukan sepanjang musim balap 2026. Fokus utama pengembangan kali ini adalah penyesuaian setting mesin dengan penggunaan Pertamax Turbo, yang sejak musim 2026 menjadi bahan bakar wajib di berbagai kejuaraan drag bike. Perubahan karakter bahan bakar tersebut membuat tim harus menyusun ulang konfigurasi mesin agar performa tetap kompetitif di lintasan.
Perkembangan riset itu mulai membuahkan hasil saat IFAZ Garage tampil pada TASIKMALAYA DRAGBIKE 2026 yang digelar pada 18 Juli 2026 di Sirkuit N.P. Jl. KH E.Z. Muttadin (Lingga Jaya), Tasikmalaya. Meski masih berada dalam tahap pengembangan, tim berhasil membawa pulang dua podium. Alif Cebong finis di posisi kelima kelas Matic TU 155 cc Pemula, sementara Ilham Mungil tampil gemilang dengan meraih juara pertama di kelas Bracket 8 Detik.
Keberhasilan tersebut menjadi indikator bahwa arah pengembangan yang dilakukan IFAZ Garage sudah berada di jalur yang tepat. Penyesuaian mapping, karakter pembakaran, hingga penyempurnaan sistem pembuangan menjadi kunci agar mesin mampu memaksimalkan performa dengan karakteristik Pertamax Turbo.
Salah satu komponen yang turut memberikan kontribusi dalam proses riset tersebut adalah penggunaan IFR Racing Exhaust. Knalpot ini dinilai mampu menghasilkan aliran gas buang yang optimal sehingga karakter tenaga mesin tetap terjaga, sekaligus membantu tim menemukan setting yang lebih presisi selama proses pengujian di lintasan.

Hasil Riset Pertabo dan IFR Racing Exhaust.
Meski riset masih terus berlanjut, hasil yang diraih di Tasikmalaya menjadi modal berharga bagi IFAZ Garage untuk menghadapi seri-seri berikutnya. Konsistensi dalam melakukan pengembangan, dipadukan dengan pemilihan komponen yang tepat seperti IFR Racing Exhaust, menjadi bukti bahwa performa kompetitif dapat tetap diraih meski harus beradaptasi dengan regulasi bahan bakar baru pada musim 2026.





