RacingIndonesia.com- 18 Juni 2026. Kehadiran mesin baru selalu menjadi sorotan di dunia drag bike. Namun tidak banyak yang mampu langsung membuktikan kualitasnya sejak penampilan perdana. Hal itulah yang berhasil ditunjukkan oleh New Engine Matic TU 155 cc Wahana Baru ROB 1 pada gelaran ADS Round 3 yang berlangsung di kawasan Waduk Bojongsari, Indramayu, 13-14 Juni 2026.
Motor racikan Popo dari Wahana Baru Bandung tersebut tampil impresif dengan menguasai kelas Matic TU 155 cc Open. Tidak tanggung-tanggung, tim Wahana Baru ROB 1 berhasil mengamankan posisi teratas melalui Ade Bocil yang keluar sebagai juara pertama, disusul Nanda Kancil di posisi kedua.
Hasil ini menjadi bukti bahwa paket mesin terbaru yang dikembangkan Wahana Baru bukan sekadar proyek baru, melainkan sebuah kombinasi riset dan pengembangan yang matang. Terlebih, motor tersebut menjalani debut kompetitifnya di tengah persaingan ketat para pelaku drag bike nasional.
Menariknya, di tengah dominasi motor berbasis Honda Beat pada kelas Matic TU 155 cc, Wahana Baru ROB 1 tampil berbeda dengan mengusung basis mesin Yamaha Mio. Keputusan tersebut sempat menjadi perhatian banyak pihak di paddock, namun justru menjadi salah satu faktor yang membuat motor ini tampil menonjol sepanjang akhir pekan.
“Untuk mesin memang ini merupakan mesin baru dan pesanan dari luar pulau. Alhamdulillah, di event perdana langsung menunjukkan potensinya,” ungkap Popo, tuner sekaligus owner Wahana Baru.
Meski berstatus mesin baru, tim tidak melakukan perubahan ekstrem pada sektor bahan bakar. Motor masih mengandalkan VP Racing Fuel, yang selama ini dikenal mampu memberikan performa stabil untuk kebutuhan kompetisi.
Puncak performa ditunjukkan oleh Ade Bocil yang sukses mencatatkan waktu 7,418 detik, sebuah torehan yang cukup untuk mengunci kemenangan sekaligus menegaskan kapasitas mesin baru tersebut di lintasan lurus.

Hasil Final Matic Tu 155 cc Open.
Dominasi podium dan catatan waktu kompetitif menjadi sinyal kuat bahwa New Engine Matic TU 155 cc Wahana Baru ROB 1 memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu paket paling diperhitungkan di musim ini. Debut yang berakhir manis tersebut tentu menjadi modal berharga sebelum menghadapi putaran-putaran berikutnya, sekaligus menegaskan bahwa inovasi berbasis Yamaha Mio masih mampu berbicara banyak di tengah ketatnya persaingan kelas Matic TU 155 cc Open.





